“Rainha de Japara, Senhora Poderosa e Rica de
Kranige Dame”
Sejarah
kerap menempatkan kegagahan lelaki sebagai subjek perkasa—karena itu disebut history—sementara wanita seringnya di
belakang layar, di dapur kehidupan. Tapi, begitu sesosok wanita tampil di atas
panggung sejarah sebagai anomali, ia pun dikenang lebih agung oleh sang waktu.
Itu pula yang ditorehkan Ratu Kalinyamat, wanita kelahiran Jepara—empat abad
sebelum Kartini ada—pada lembaran sejarah Nusantara.
