![]() |
| Lukisan pelukis Belanda tentang suasana di samping Stadhuis (kini Museum Fatahillah) di Batavia abad ke-17. Tampak seorang budak berjalan menanggung pikulan di belakang seekor anjing |
Moses van Bengale, Seorang Budak di Batavia
Abang dan None. Kenalin, gue Moses van Bengale, seorang budak di sebuah kota
kosmopolitan bernama Batavia di abad ke-17.
Tahu
kan Batavia? Kota yang didirikan di atas puing-puing Kota Jayakarta tahun 1619
oleh Jan Pieterszoon Coen alias Si Murjangkung, Gubernur Jenderal VOC. Olehnya
Batavia dijadikan kantor pusat baru VOC yang sebelumnya berada nun jauh di
Ambon, dengan alasan simpel saja: karena berada di jalur perdagangan
rempah-rempah. Sangat strategis untuk bisa memonopoli distribusi cengkih, pala,
dan merica, yang saat itu jadi komoditas primadona perdagangan global. Dari
Batavialah, imperialisme Belanda atas Nusantara sesungguhnya dimulai.
